Kiland

Tanggal ini (24) bulan yang lalu (Februari),

Masih kebayang gimana rasanya duduk di kursi roda tengah malam, masuk ke dalam ruang bersalin yang belum pernah Saya lihat sebelumnya. Ruangan yang gelap, dingin yang sedikit menusuk, dan terasa asing.

Saya melongok ke belakang tetapi tidak ada tanda-tanda Suami Saya yang ternyata tidak diberitahu kemana Saya dibawa. Barulah sekitar 10 menit, Suami Saya masuk ke dalam ruang bersalin dan setelahnya drama dimulai selama kurang lebih 1 jam. Hebatnya, dalam keadaan mengantuk, dia mampu menemani Saya menyemangati Saya dan menggenggam tangan Saya yang ketakutan dan sedikit kedinginan.Β Akibat dari euphoria pengalaman melahirkan, saat kembali ke kamar Suami Saya berkata kalau rasa kantuk seakan hilang.

Singkatnya, bayi mungil lahir di jam 00.08 dini hari. Perasaan yang Saya rasakan? Mungkin sama dengan kebanyakan Ibu lainnya, tapi saat itu Saya tidak menangis. Saya malah merasa lega, anak yang Saya lahirkan tidak kurang satu apa pun walau mungkin beratnya dalam kategori kurang.

Maulana Malik Kiland,

Nama si mungil yang saat ini hobi bangunin Mama sama Papanya untuk minum susu jam 2 pagi. Semakin hari Saya semakin menyadari merawat anak, membesarkan anak, menerka apa yang mereka mau, mencoba untuk menyesuaikan diri dengan kehadiran mereka tidaklah mudah. Butuh banyak sekali kesabaran dan sama saja taruhannya dengan saat proses Saya melahirkan Kiland.

Saya salah dalam proses melahirkan taruhannya adalah nyawa, Saya salah dalam proses membesarkan taruhannya juga nyawa dan masa depan Kiland yang pastinya terkait dengan bagaimana nanti saat Kiland akan membesarkan anaknya kelak.

Saya mencoba untuk tidak memikirkan hal itu, yang terpenting sekarang mari Kita bersenang-senang, Nak. Mempelajari banyak hal, memahami orang lain, Membuat kesalahan kemudian menjadi lebih baik.

Selamat menuju satu bulan kesayangan Mama, Papa…Β Semoga Kamu membawa kenyamanan seperti Papa, kebijaksanaan seperti Yahke, penyayang seperti Bune, Tidak kenal lelah untuk menolong seperti Pekak, dan penyabar seperti Mbahti.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s