Waiting for the little one

Hai, Kakak….
Gimana rasanya ada di dalam perut Mama, Nak? Sabar ya… sesabar Mama nunggu Kamu. Sayangnya Eyang nggak bisa lihat Kamu. Tapi kemarin Kita sudah lihat rumah baru eyang ya…
Sehat-sehat Kakak, maaf kalau Mama belum bisa memberikan nutrisi terbaik buat Kamu. Kadang orang-orang terdekat pun hanya memikirkan apa yang harus Mama makan untuk Kamu. Padahal Kita harus sama-sama nyaman ya, Kak.
Maaf kalau emosi Mama sering naik turun dan buat Kamu pusing di dalam ya.
Tapi, Mama berdoa Kamu menjadi anak yang baik. Kamu bisa menjadi seseorang yang kuat seperti Eyang Akung & Eyang Uti, menjadi orang jujur yang selalu mendahulukan kepentingan orang lain, menolong orang itu nggak pernah ada ruginya tapi Kita juga nggak boleh merugikan diri sendiri.

Selamat bertumbuh, Nak. Mama nggak tau berapa lama lagi bisa lihat Kamu. Banyak sekali yang Mama khawatirkan, takut Mama menjadikan Kamu anak yang kurang sempurna & nggak bisa membesarkan Kamu dengan baik.

Tapi, semoga Mama tidak mengulangi kesalahan-kesalahan orangtua-orangtua dulu yang banyak menyia-nyiakan kesempatan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s