February, 16th

Rasanya baru tahun lalu ketika selalu bingung akan memberikan apa di setiap tanggal 16 Februari. Kadang voucher pijet, voicher free bantuin nyapu-ngepel, atau kertas ucapan warna-warni tabrak warna.
Sekarang, berkunjung pun nggak bisa karena kondisi cucu pertama dari yang berhari lahir hari ini sudah semakin membesar di dalam perut dan tidak memungkinkan untuk berjalan jauh.
Rasanya hampa, menyesal karena tahun kemaren adalah tahun terakhir bisa merayakan tanggal ini sama-sama.

Biasanya kalau tidak ada ucapan sampai sore, pasti sudah ada kode-kode tersendiri dari Mama & mulai kelihatan BT. Yaaa maklumkan saja, Ma terkadang “mengerjai” Mama satu tahun sekali terasa menyenangkan dan membekas. Tapi terlepas dari itu semua Saya tidak pernah lupa akan hari ini.
Hari dimana seseorang yang memiliki jiwa mulia, ikhlas dan mengalah ini lahir ke dunia. Alhamdulillah Saya bisa mengenal seseorang yang sungguh luar biasa & sekarang sangat Saya rindukan, terlebih sekarang ini disaat Saya butuh untuk bertanya “lahiran nanti aku harus gimana?” Atau hanya sekedar diusap punggungnya dan ditenangkan.

Kartu-kartu ucapan, voucher-voucher masa kecil sudah tidak berlaku lagi sekarang. Doa Ayu terus mengalir untuk Mama, semoga Mama mendapatkan tempat yang paling baik di sisiNya karena Mama adalah orang yang amat sangat baik. Jangan Mama pikirin bagaimana nanti Ayu menghadapi orang-orang, Mama sudah mengajarkan banyak hal berarti untuk kehidupan. Ayu akan baik-baik saja dengan keluarga kecil yang akan segera bertambah.

Selamat hari lahir Mama sayang. Terima kasih. I ❀ U.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s