2015

Lagi-lagi tentang moment, di penghujung tahun ini (lebih tepatnya satu jam sebelum tahun 2016 disaat Saya menulis) setiap orang seakan-akan membuat rentetan moment yang sudah di lalui di tahun 2015.

Banyak yang mengeluh…

Banyak yang merasa biasa saja…

Banyak yang merasa bahagia…

Bagi Saya, 2015 merupakan sebuah titik balik dalam kehidupan. Di bulan Januari pada masa awal Mama merasakan sakit dan harus dirawat selama 2 minggu ada fakta lain di dalam kehidupan Saya yang membuat dunia terasa berbalik. Sebuah kenyataan yang sebenarnya sudah Saya pikirkan tetapi entah kenapa menjadi pahit saat benar-benar menjadi kenyataan.

3 bulan sesudahnya, Saya memulai hari sampai 5 bulan berikutnya di rumah sakit sampai Mama akhirnya benar-benar sudah tidak terjangkau lagi. Di tengah-tengahnya, akhirnya Saya tidak berstatus sendiri dengan sebuah akad sederhana yang penuh dengan nerjuta pertanyaan, hujatan, pujian, doa, dan harapan di hadapan Mama Saya di dalam ruang ICU.

Percayalah, moment tersakral itu tidak pernah Saya bayangkan akan menjadi seperti demikian. Tetapi, walaupun bagi sebagian orang melihat biasa saja Saya melihatnya sebagai kado terindah diantara berbagai perasaan, dugaan, dan hinaan terburuk di sepanjang hidup Saya. Dan karenanya, terima kasih terbesar Saya untuk seluruh keluarga yang berbaik hati untuk memahami, sahabat-sahabat yang tidak pernah meninggalkan, (pada saat itu) calon suami yang begitu berani untuk mengambil keputusan, dan Mama tentunya yang memberi anggukan disaat tidak bisa berbicara dan dengan kemampuan otak yang semakin menurun. Yang terpenting lagi, Saya tahu Papa pasti ikut mengangguk dan berbahagia disana melihat orang yang dipercayainya mengambil keputusan berani untuk menjaga orang yang pernah ia jaga sepanjang hidupnya.

Terlihat tidak nyata memang, tetapi itu lah 2015 yang Saya jalani dengan berbagai pelajaran. Banyak orang yang pergi, tetapi banyak pelajaran dan banyak hal baru di dalamnya. Tahun yang membuat Saya semakin menyadari bahwa ada orang-orang yang tidak selamanya baik untuk Kita, ada untuk Kita, dan ikut merasakan apa yang Kita rasakan.

2016,

Membawa harapan akan kehidupan yang lebih baik. Mengharapkan di tahun yang baru ini semua bisa berubah, menjadi teman yang menyenangkan, sahabat yang mau mendengarkan, keluarga yang mau memberikan kenyamanan, isteri yang mau memberikan kenyamanan, dan calon Ibu yang bertanggung jawab untuk memberikan kehidupan.

Membawa harapan semua hubungan akan lebih baik. Mengharapkan tidak adanya lagi kesalahpahaman, tidak ada lagi hal-hal kecil yang menjadi besar, dan tidak ada lagi orang-orang yang tidak mau mendengarkan.

Terima kasih 2015,

Ada banyak yang bisa Kita keluhkan akan hidup yang tiba-tiba berubah menjadi seperti apa yang tidak pernah Kita bayangkan sebelumnya, tapi bersyukur saja…Kita tidak tahu akan menjadi sebodoh apa jika tidak ada pelajaran di setiap kejadian.

Hi 2016,

Buatlah tahun ini menjadi lebih baik lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s